The One & The Only

The One & The Only
smile
Memaparkan catatan dengan label Saya Punya. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Saya Punya. Papar semua catatan

Jumaat, 18 Disember 2020

DOA HARIAN

DOA HARIAN

 

Bismillahirrahmannirrahim

 

Ya Allah ya Tuhan kami,

Ampunilah dosa aku, kedua ibubapaku, adik-beradikku, kaum keluargaku, guru-guruku, jiran-jiranku, sahabat-handaiku dan umat Islam keseluruhannya sama ada masih hidup atau telah meninggal dunia.

 

Kurniakanlah taufiq dan hidayah kepada kami,

Istiqomahkanlah diri kami,

Tenang dan terangkanlah hati kami,

Hadiahkan keredhaan kepada kami,

Tabahkan hati kami,

Sabarkan diri kami,

Lapangkan hati kami,

Kurniakan kami akal yang tajam dan panjang,

Anugerahkan kami dengan kesihatan akal, jasmani dan rohani yang baik.

 

Ya Rabb,

Kau peliharakanlah iman kami,

Tebal dan tetapkanlah iman kami,

Suburkan dan teguhkanlah iman kami ya Allah.

 

Ya Rahman ya Rahim,

Andai rezeki kami diatas langit, Kau turunkanlah;

Andai rezeki kami didalam bumi, Kau keluarkanlah;

Andai rezeki kami jauh, Kau dekatkanlah;

Andai rezeki kami sukar, Kau permudahkanlah;

Andai rezeki kami sempit, Kau lapangkanlah;

Andai rezeki kami sedikit, Kau cukupkanlah;

Andai rezeki kami haram, Kau sucikanlah.

 

Ya Karim,

Permudahkanalah segala urusan kami didunia dan akhirat.

Perlapangkan urusan kubur kami.

Perluaskanlah titian sirat untuk kami.

 

Ya Allah,

Lindungilah kami dari fitnah dunia dan akhirat,

Lindungilah kami dari fitnah Dajjal,

Lindungilah kami dari fitnah akhir zaman,

Lindungilah kami dari fitnah manusia.

 

Ya Allah ya Tuhan kami,

Matikan kami dalam keadaan husnul khotimah,

Matikan kami dalam keadaan iman kami telah sempurna,

Matikan kami dalam keadaan kami telah melangsai semua hutang-hutang kami.

 

Amin amin ya rabbil’alamin. 

Isnin, 25 Julai 2016

O RASULULLAH

Miss Your Prophet? Let's listen to this... (O RASULULLAH)


Asslamualaikum w.b.t.,


Today's post is about him, who left we long time ago. How long already? 1400 years ago he leaves us with two treasures; al-Quran and his sunnah. In hope that we will not stray away from the right path that he already create for us. So, to remember him, I always hear this song and always praying to Allah and ask HIM to let me seeing him after I die.

This song is originally sung in Malay language, but for the purpose is to let people feels what I feels when I playing this song, I will gives translation in this post. So please enjoy this song until you feel content with it.


Original song sung by Raihan, Malaysia's nasyid group. Then being improvise and being sung by Raihan, Hijjaz, Nowseeheart, UNIC, Devotees, Mestica, Amrain, Saujana, Mirwana, Inteam, ITO Lara, Wildan, Fitri Haris, AlFarabi Band, Caliph, Fine, Izzat Mahadi, Nazrey Johani, Dzil Afnan, Suhaimi, Mizie Kamis, Fareast, Hufaz.

Original song that sung by Raihan alone:


Improvise version:

 *All the rights are belong to Youtube.com
So these are the lyrics: in Malay;

YA RASULULLAH

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat ku tatap wajahmu
'Kan pasti mengalir air mataku
Karena pancaran ketenanganmu

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu
Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Tak pernah ku tatap wajahmu
Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kami rindu padamu

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya Tuhan saja yang tahu

Ku tahu cintamu kepada ummat
Umati umati
Ku tahu bimbangnya kau tentang kami
Syafa'atkan kami

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kurniakanlah syafa'atmu 

and English;

O RASULULLAH

How wonderful life would be
If I could look upon your face
My tears will surely flow
From the glow of your calmness

How wonderful life would be
If I could kiss your hand
May blessings flow within me
To walk in your footsteps

O Rasulullah, O Habiballah
Never have I seen your face
O Rasulullah, O Habiballah
We miss you

Allahumma solli ‘ala Muhammad
Ya rabbi solli ‘alaihiwassalim
Allahumma solli ‘ala Muhammad
Ya rabbi solli ‘alaihiwassalim

How wonderful life would be
If I could embrace you
No words can I say
For only God alone knows

O Rasulullah, O Habiballah
Never have I seen your face
O Rasulullah, O Habiballah
We miss you

I know your love for ummah
Ummati… ummati…
I know of your concern upon us
Grace us with syafa’ah

How wonderful life would be
If I could look upon your face
My tears will surely flow
From the glow of your calmness

O Rasulullah, O Habiballah
Never have I seen your face
O Rasulullah, O Habiballah
We miss you

O Rasulullah, O Habiballah
Embrace us as your ummat
O Rasulullah, O Habiballah
Grace us with syafa’ah

Allahumma solli ‘ala Muhammad
Ya rabbi solli ‘alaihiwassalim
Allahumma solli ‘ala Muhammad
Ya rabbi solli ‘alaihiwassalim
Allahumma solli ‘ala Muhammad

Ya rabbi solli ‘alaihiwassalim


I really hope that  you guys can enjoying it.

Isnin, 23 Mei 2016

I'M WORTH A LOT

Assalamualaikum w.b.t,

Hampir setahun saya tidak update blog BLOGGERYANGKEBOSANAN ini. Maaf kepada yang menanti update blog ini.

Pada entry pada kali ini saya mahu berbicara mengenai tajuk ini, 'I'M WORTH A LOT'. Kisah ini saya ambil dari Facebook. Pada saya, kisah ini betul-betul menggambarkan kehidupan wanita pada zaman ini. berikut merupakan petikan yang saya ambil:

In a brief conversation, a man asked a woman he was pursuing the question: 'What kind of man are you looking for?'
She sat quietly for a moment before looking him in the eye and asking, 'Do you really want to know?' 

Reluctantly, he said, 'Yes.'
She began to expound, 'As a woman in this day & age, I am in a position to ask a man what can you do for me that I can't do for myself? I pay my own bills. I take care of my household without the help of any man... or woman for that matter. I am in the position to ask, 'What can you bring to the table?' 

The man looked at her. Clearly he thought that she was referring to money.

She quickly corrected his thought & stated, 'I am not referring to money. I need something more. I need a man who is striving for excellence in every aspect of life’.
He sat back in his chair, folded his arms, & asked her to explain. 


She said, 'I need someone who is striving for excellence mentally because I need conversation & mental stimulation. I don't need a simple-minded man. I need someone who is striving for excellence spiritually because I don't need to be unequally yoked...believers mixed with unbelievers is a recipe for disaster. I need a man who is striving for excellence financially because I don't need a financial burden. I need someone who is sensitive enough to understand what I go through as a woman, but strong enough to keep me grounded. I need someone who has integrity in dealing with relationships. Lies and game-playing are not my idea of a strong man. I need a man who is family-oriented. One who can be the leader, priest and provider to the lives entrusted to him by God.
I need someone whom I can respect. In order to be submissive, I must respect him. I cannot be submissive to a man who isn't taking care of his business. I have no problem being submissive...he just has to be worthy.
And by the way, I am not looking for him...He will find me. He will recognize himself in me. He may not be able to explain the connection, but he will always be drawn to me. God made woman to be a help-mate for man. I can't help a man if he can't help himself ’.
When she finished her spiel, she looked at him. He sat there with a puzzled look on his face. He said, 'You are asking a lot’. 


She replied, "I'm worth a lot".
Send this to every woman who's worth a lot.... and every man who has the brains to understand!!

Well, this is the truth for women for these ages.
Kepada lelaki yang menpunyai wanita disisi anda, yang meletakkan beban dibahunya di bahu kamu, TOLONG hargai mereka. MENGAPA? Kerana disaat mereka melakukan perkara yang mana selama ini kamu lakukan untuk mereka, ia BERMAKNA anda tidak lagi BERHARGA dimata mereka.
Kepada para wanita, jika anda mempunyai lelaki yang mempunyai nilai yang tinggi dimata anda, jika tidak dapat menyerahkan sepenuhnya beban anda, lepaskanlah perlahan-lahan kepada dia. Bincang sebaiknya denngan tunggak anda itu. Bagaimanakah hendak melepaskan beban anda.
Didalam perkahwinan, CINTA itu TIDAK PENTING. Yang PENTING adalah KASIH SAYANG, HORMAT-MENGHORMATI, KESETIAAN dan KEJUJURAN.
Mengapa saya mengatakan cinta itu tidak penting? Kerana cinta itu MUDAH HILANG, hanya kasih-sayang yang kekal. HOWEVER, LOVE TOWARDS YOUR LORD/GOD ARE MORE IMPORTANT TO MAINTAIN YOUR RELATIONSHIP.

Bukan saya mahu menyokong pihak wanita sahaja, tetapi ini yang dialami oleh ibu saya dan kini diwarisi oleh anak-anaknya, dimana kami dilatih untuk hidup tanpa LELAKI disisi. Dan kami diajar untuk BANKIT dan MULA SEMULA jika kami kehilangan lelaki didalam hidup kami. Dan YA, kami mampu melakukannya kini. Dan ini bermakna untuk masa akan datang, KEBERGANTUNGAN dengan lelaki adalah sangat-sangat berkurangan.

Dari petikan yang diatas membuatkan saya terfikir semula apa yang wanita pada masakini mampu buat tanpa lelaki.

Alluhu'alam.


I'M WORTH A LOT

Assalamualaikum w.b.t,

Hampir setahun saya tidak update blog BLOGGERYANGKEBOSANAN ini. Maaf kepada yang menanti update blog ini.

Pada entry pada kali ini saya mahu berbicara mengenai tajuk ini, 'I'M WORTH A LOT'. Kisah ini saya ambil dari Facebook. Pada saya, kisah ini betul-betul menggambarkan kehidupan wanita pada zaman ini. berikut merupakan petikan yang saya ambil:

In a brief conversation, a man asked a woman he was pursuing the question: 'What kind of man are you looking for?'
She sat quietly for a moment before looking him in the eye and asking, 'Do you really want to know?' 

Reluctantly, he said, 'Yes.'
She began to expound, 'As a woman in this day & age, I am in a position to ask a man what can you do for me that I can't do for myself? I pay my own bills. I take care of my household without the help of any man... or woman for that matter. I am in the position to ask, 'What can you bring to the table?' 

The man looked at her. Clearly he thought that she was referring to money.

She quickly corrected his thought & stated, 'I am not referring to money. I need something more. I need a man who is striving for excellence in every aspect of life’.
He sat back in his chair, folded his arms, & asked her to explain. 


She said, 'I need someone who is striving for excellence mentally because I need conversation & mental stimulation. I don't need a simple-minded man. I need someone who is striving for excellence spiritually because I don't need to be unequally yoked...believers mixed with unbelievers is a recipe for disaster. I need a man who is striving for excellence financially because I don't need a financial burden. I need someone who is sensitive enough to understand what I go through as a woman, but strong enough to keep me grounded. I need someone who has integrity in dealing with relationships. Lies and game-playing are not my idea of a strong man. I need a man who is family-oriented. One who can be the leader, priest and provider to the lives entrusted to him by God.
I need someone whom I can respect. In order to be submissive, I must respect him. I cannot be submissive to a man who isn't taking care of his business. I have no problem being submissive...he just has to be worthy.
And by the way, I am not looking for him...He will find me. He will recognize himself in me. He may not be able to explain the connection, but he will always be drawn to me. God made woman to be a help-mate for man. I can't help a man if he can't help himself ’.
When she finished her spiel, she looked at him. He sat there with a puzzled look on his face. He said, 'You are asking a lot’. 


She replied, "I'm worth a lot".
Send this to every woman who's worth a lot.... and every man who has the brains to understand!!

Well, this is the truth for women for these ages.
Kepada lelaki yang menpunyai wanita disisi anda, yang meletakkan beban dibahunya di bahu kamu, TOLONG hargai mereka. MENGAPA? Kerana disaat mereka melakukan perkara yang mana selama ini kamu lakukan untuk mereka, ia BERMAKNA anda tidak lagi BERHARGA dimata mereka.
Kepada para wanita, jika anda mempunyai lelaki yang mempunyai nilai yang tinggi dimata anda, jika tidak dapat menyerahkan sepenuhnya beban anda, lepaskanlah perlahan-lahan kepada dia. Bincang sebaiknya denngan tunggak anda itu. Bagaimanakah hendak melepaskan beban anda.
Didalam perkahwinan, CINTA itu TIDAK PENTING. Yang PENTING adalah KASIH SAYANG, HORMAT-MENGHORMATI, KESETIAAN dan KEJUJURAN.
Mengapa saya mengatakan cinta itu tidak penting? Kerana cinta itu MUDAH HILANG, hanya kasih-sayang yang kekal. HOWEVER, LOVE TOWARDS YOUR LORD/GOD ARE MORE IMPORTANT TO MAINTAIN YOUR RELATIONSHIP.

Bukan saya mahu menyokong pihak wanita sahaja, tetapi ini yang dialami oleh ibu saya dan kini diwarisi oleh anak-anaknya, dimana kami dilatih untuk hidup tanpa LELAKI disisi. Dan kami diajar untuk BANKIT dan MULA SEMULA jika kami kehilangan lelaki didalam hidup kami. Dan YA, kami mampu melakukannya kini. Dan ini bermakna untuk masa akan datang, KEBERGANTUNGAN dengan lelaki adalah sangat-sangat berkurangan.

Dari petikan yang diatas membuatkan saya terfikir semula apa yang wanita pada masakini mampu buat tanpa lelaki.

Alluhu'alam.


Rabu, 3 Jun 2015

HARAPAN RAMADHAN....

Assalamualaikum w.b.t,

hurmm....untuk post kali ini saya hanya ingin berkongsi lirik lagu yang sentiasa berdendang, berkumandang dihati dan fikiran saya selama 3-4 bulan ini...Pada saya lagu ini membawa makna yang amat besar sekali kerana lirik dia yang amat mendalam dan menyentuh hati saya. Lagu ini berjudul HARAPAN RAMADHAN yang diperdendangkan olh kumpulan nasyid RAIHAN feat. MAN BHAI....jom kita dengar dan hayati lirik lagu ini...

https://www.youtube.com/watch?v=RaeS-DDl6Qw

Lirik Lagu Harapan Ramadhan – Raihan ft Man Bai
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna
Selangkah demi selangkah
Setahun sudah pun berlalu
Masa yang pantas berlalu
Hingga tak terasa ku berada
Di bulan Ramadhan semula
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat ku lalui
Dengan sempurna
Puasa satu amalan
Sebagaimana yang diperintahNya
Moga dapat ku lenturkan
Nafsu yang selalu membelenggu diri
Tiada henti-henti
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Tak ingin ku biarkan Ramadhan berlalu saja
Tuhan pimpinlah daku yang lemah
Mengharungi segalanya dengan sabar
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna
Ku memohon pada Tuhan diberikan kekuatan
Ku merayu pada Tuhan diterima amalan
Selangkah demi selangkah
Dengan rahmatMu oh Tuhanku
Ku tempuh jua

KAU ADALAH BUNGA

Wahai bunga,
Jangan layu,
Jangan patah,
Jangan rebah.

Wahai bunga,
Dulu kau berputik,
Kemuadian kau layu,
Tapi kau gagahkan diri,
Tumbuh segar kembali.

Namun begitu,
Kau layu dan tercemar oleh dunia ni,
Namun kau bangkit kembali,
Melawan dengan semangat yang jati.

Tapi kini kau kembali diduga!

Aku tunggu,
Aku perhati,
Aku teliti.

Bunga,
Aku ada disisi kau,
Untuk memimpin kau.
Aku dibelakang kau,
Untuk menyokong kau.

Duhai bunga,
Keluarkanlah durimu,
Demi melindungi dirimu.

Jangan pernah kau berpaling dari takdir kau,
Walaupun sekejam mana,
Walau seteruk mana,
Walau sebeban mana pun ujian kau.

Aku pasti,
Aku percaya,
Dan aku yakin,
Yakin yang kau mampu wahai bunga yang berharga.


-NA-

Jumaat, 24 April 2015

Pabila REJAB diSISI....HATI semakin BERDEBAR...

Assalamualaikum w.b.t,

Semoga pembaca blog ini sentiasa didalam keredhaan Ilahi. Amin...amin...amin...

Hari ini merupakan 24 April 2015 bersamaan 5 Rejab, 1436.  Ya Allah, sungguh pantas masa berlalu...kini bertemu kembali dengan Rejab. Hati ini tidak sabar untuk bertemu dengan Syaaban dan kemudiannya bersama-sama dengan Ramadhan.

Kepada pembaca yang telah membaca blog ini sebelum ini, anda akan perasan ini merupakan kali pertama atau kedua saya menulis mengenai perasaan saya. Hahaha...mungkin kerana ketika ini Rejab bersama saya yang membuatkan hati ini semakin dipenuhi kerinduan yang mendalam kepada seseorang yang amat penting kepada saya...

SIAPAKAH DIA???

BONDA saya...

Kini saya tahu apa maknanya kerinduan yang mendalam, mungkin kerana selama ini saya boleh berjumpa beliau di hujung minggu pada setahun yang lepas jika saya kerinduan (menuntut di UiTM Lendu, Melaka)....Dikala itu, jika saya pulang petang hari menaiki bas sahaja, saya tidak perlu risau kerana saya tahu orang-orang kesayangan saya sudi menjemput saya jika terkandas diantara Melaka dan Negeri Sembilan (lebih tepat lagi adalah di Tampin..bas lompat-lompat…biasalah tu)...hahahaha...itulah kakak saya yang sangat banyak berkorban demi saya selain ibu saya. Tetapi kini, 'over the sea' itu menjadi penghalang (alhamdulillah, rezekinya ke UiTM Samarahan, Sarawak. Amik hang, kan da jauh betul tu...ingat nak Kedah jek). Hampir setahun jugalah hanya menggunakan telefon sebagai alat penghubung....ARGHHHH!!!! Ramadhan...memang aku tunggu kedatangan kamu...huhuhu....

hahaha...Hambar sekali hidup ini pabila berjauhan dari Bonda, tetapi pabila Rejab sudah disisi, Benarlah apa yang pernah di beritahu Nabi Allah, Rasulullah ﷺ bahawa yang dapat menenangkan hati kita apabila memandangnya adalah Ka'abah, al-Quran dan wajah seorang ibu.

Doa yang selalu saya lafazkan pada waktu-waktu ini adalah, "Ya Allah, pertemukanlah aku dengan Syaaban, dan sampaikanlah jodohku dengan Ramadhan, Ya Allah...semoga Ramadhan kali ini lebih bermakna dari sebelum ini. Amiinnn."



Ahhhh...sebelum saya terlupa tujuan saya untuk entry kali ini...hahaha....bukan sekadar untuk meluahkan rasa rindu tetapi juga untuk berkongsi ilmu yang saya dapat dari muslimvillage.com yang bertajuk The merits of Rajab yang ditulis oleh Khuram.  Berikut merupakan sebahagian daripada artikel beliau.

Rajab, the Month of Istighfār 
The best way of preparing the heart to receive divine gifts is purification and repentance. For this reason the scholars say that Rajab is the month of seeking forgiveness, whereas Sha`ban is the month of sending peace and blessings upon the Prophet, and Ramadan is the month of the Qur’an. Thus it is recommended to seek much forgiveness in Rajab. Some of the scholars compiled special formulae of istighfar especially for Rajab, among them Habib Hasan the son of Imam `Abullah bin `Alawi al-Haddad.
In Tarim the following formula is read 70 times in congregation immediately after the `Isha Prayer every night in Rajab. The one reading it raises his hands while doing so:
Transliteration:  “Rabbi ‘ghfir li w’ arhamni wa tub `alayya.”
Translation: “Oh Allah forgive me, have mercy upon me, and grant me repentance.”

 Jika anda ingin membaca keseluruhan isi kandungan artikel beliau, anda boleh klik ke link yang tersedia dibahgian bawah entry ini.

Oh ya! Pesanan penuh peringatan kepada anda semua, ummm...jap...terlupa lak.... hah...kepada yang pernah tinggal puasa, saya minta...gantilah sementara ada masa ini....TOLONG jangan ambil ringan dengan mengatakan bahawa akan menggantikan dengan FIDYAH sedangkan anda mampu untuk menggantikan puasa itu sendiri. Jangan sampai satu ketika Allah ambil nikmat kesihatan itu. Kepada yang perlu membayar zakat, agak-agak bajet tak mencukupi tu, anda boleh start kumpul duit untuk perbelanjaan raya, lagi-lagi tatkala ini GST berada di samping para peniaga. INGAT, ZAKAT ITU PEMBERSIH HARTA. Kepada pemburu keampunan Allah, wahai jiwa-jiwa yang merindui kasih dan sayang-NYA, anda boleh start melatih diri tuk berpuasa, mendirikan solat malam hari, amalan-amalan yang  mendekatkan diri kepada Pencipta Malam dan Siang, Pemilik kepada jiwa-jiwa yang bernyawa. 

Saya mendoakan agar kita semua akan bertemu jodoh dengan Ramadhan pada kali ini, insyaAllah. Dengan rasa rendah diri, saya mengundurkan diri. InsyaAllah, entry akan datang mengandungi lebih banyak informasi yang lebih berguna kepada kita semua. InsyaAllah.

Semoga berjumpa lagi di entry yang akan datang.

Assalamualaikum.